DISCOUNT 50 OFF - VOUCHER: OLEHOLEH50

Ragam Tradisi Sambut Ramadhan Khas Bali, Unik Banget!

Tradisi Sambut Ramadhan Khas Bali – Kehadiran Bulan Ramadhan  begitu dinanti seluruh umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Kalau di Indonesia, setiap daerah punya cara unik untuk menyambut bulan yang penuh berkah ini. Termasuk umat muslim yang ada di Pulau Dewata, Bali.

Kira-kira tradisi apa saja yang biasaa dilakukan? Apa ya ciri khasnya dengan tradisi khas Bali lainnya? Berikut rangkuman informasi lengkapnya versi Oleholeh.

Ragam Tradisi Sambut Ramadhan Khas Bali

Pulau Bali terkenal karena budaya Hindu yang kental. Meski begitu, hal tersebut tidak menyurutkan nilai toleransi di Pulau Dewata ini. Umat Muslim Bali juga menyambut ramadhan dengan khidmat, loh. Umat Muslim Bali bermukim di beberapa kampung Muslim. Kampung-kampung ini lah yang punya tradisi khusus untuk menyambut Ramadhan. Ini dia ulasan selengkapnya.

Nyekar

tradisi-nyekar

Umumnya, budaya ini biasa dilakukan oleh umat Muslim yang berada di Pulau Jawa. Namun ternyata, masyarakat Bali juga melakukannya saat menyambut Ramadhan loh. Nyekar sendiri merujuk pada kegiatan berziarah ke makam keluarga maupun tokoh utama penting.

Dilansir dari Phinemo, salah kampung Muslim yang melaksanakan tradisi ini ialah Desa Wanasari. Selain berziarah, para warga juga menyiram makam dengan air mawar dan juga menaburinya dengan bunga. Tradisi ini biasa dilaksanakan pada H-3 bulan Ramadhan

Megibung juga Tradisi Sambut Ramadhan Khas Bali

tradisi-megibung

Silaturahmi bisa jadi salah satu kegiatan yang menarik untuk menyambut Ramadhan. Ajang silaturahmi ini dinamakan megibung oleh masyarakat Bali. Saat menjelang Ramadhan, umat Muslim Bali akan duduk bersama-sama sambil berbagi makanan pada sesama.

Di acara ini, biasanya terdapat 1 wadah makanan besar yang akan disantap bersama. Untuk menikmati tradisi ini, kamu bisa berkunjung ke Kampung Islam Kepaon pada hari ke 10, 20 dan 30 bulan Ramadhan. Kamu juga bisa menikmati tradisi ini saat berbuka puasa di berbagai daerah lain. 

Tabuh Rebana

tabuh-rebana

Dalam menyambut Ramadhan sepertinya kurang afdol jika tidak menyambutnya dengan sukacita. Di Bali, ada tradisi khusus untuk melambangkan kesukacitaan ini. Tabuh Rebana namanya. Tradisi ini biasa dilaksanakan di Desa Air Kuning.

Adapun lagu yang dimainkan merupakan irama rebana yang diiringi dengan musik khas Bali. Tradisi Tabuh Rebana ini juga diiringi dengan lirik bahasa Melayu maupun bahasa Arab.

Baca Juga: Ide Parsel Unik Khas Bali untuk Lebaran

Nyenggol

tradisi-nyenggol

Di beberapa daerah, terdapat beberapa pasar khusus di Bulan Ramadhan. Di Bali, pasar ini dinamakan Nyenggol. Menariknya, pasar ini merupakan pasar khusus anak-anak. Mulai dari pembeli hingga penjualnya, semuanya anak-anak.

Pasar ini biasa diadakan setelah adzan Maghrib berkumandang di desa Pegayaman. Ada banyak barang yang dijajakan, mulai dari cemilan hingga buah-buahan. Semua anak akan bergantian membeli dagangan temannya. Saat waktu Isya tiba, anak-anak pun turut menunaikan shalat tarawih.

Ngejot

tradisi-ngejot

Kalau tradisi ini, tak kalah uniknya dari yang lain. Ngejot sendiri merujuk pada kegiatan berbagi makanan. Kegiatan ini dilakukan di setiap daerah di Bali, loh. Ketika bulan Ramadhan umat Muslim membagikan makanan pada sanak saudara, tetangga hingga umat agama lain.

Begitu juga sebaliknya, saat hari besar Hindu, umat Hindu lah yang akan melakukan tradisi ini. Tradisi ini seolah jadi simbol toleransi yang kental dan unik di Bali. Menarik banget, ya.

Itu dia tadi informasi tentang tradisi sambut Ramadhan khas Bali. Menurut sobat Oleholeh, yang mana nih yang paling unik?

Penasaran lagi sama yang unik-unik khas Bali? Di Oleholeh, kamu bisa menemukan buah tangan khas Bali dengan harga terjangkau. Nikmati juga layanan menarik seperti delivery ke hotel atau bandara. Metode pembayarannya lengkap dan praktis. Ada juga promo dan voucher menarik, spesial buat kamu.

Belanja Gampang, Liburan Nyaman? Cuma di Oleholeh.co.id!

Bagikan:

Facebook
Twitter
LinkedIn

Register

Login

Share to: